3 Jenis Laporan Keuangan Yang Harus Anda Buat untuk Bisnis Anda

Jenis Laporan Keuangan

Apa yang akan Anda pelajari pada tulisan ini:

  • Apa itu laporan keuangan dan mengapa laporan keuangan penting untuk bisnis Anda?
  • Apa saja jenis-jenis laporan keuangan yang harus dibuat untuk bisnis Anda?
  • Apa manfaat masing-masing laporan keuangan?

Persamaan Bisnis dengan Mobil

Bayangkan, Anda ingin pergi ke suatu kota menggunakan sebuah mobil. Tampak dari luar, mobil yang akan Anda gunakan terlihat bagus dan layak digunakan untuk menempuh perjalanan.

Tapi, ada satu masalah pada mobil tersebut. Indikator-indikator yang ada pada dashboard mobil mati alias tidak berfungsi. Speedometer, tachometer, dan petunjuk BBM tidak berfungsi sama sekali.

Ilustrasi Dashboard Mobil

Ilustrasi Dashboard Mobil

Jika Anda masih awam dengan indikator pada dashboard mobil, berikut ini adalah penjelasan dan fungsi ketiga indikator tersebut:

  • Speedometer

Sesuai dengan namanya, speedometer adalah indikator kecepatan mobil. Indikator ini menunjukkan berapa kecepatan yang dicapai pada suatu waktu saat dikendarai. Dengan adanya speedometer, pengemudi bisa mengetahui dan mengatur laju kendaraan dengan mengkombinasikan pedal gas dan rem.

  • Tachometer

Indikator ini berfungsi untuk menunjukkan kecepatan putaran mesin yang diukur dengan satuan putaran per menit atau round per minute (RPM). Putaran mesin ini dipengaruhi oleh komponen mesin dan oli. Semakin bagus komponen mesin dan oli, semakin bagus RPM-nya.

  • Indikator BBM

Fungsi dari panel ini adalah untuk menunjukkan jumlah bahan bakar yang ada di tanki bahan bakar mobil Anda dengan titik terendah E (Empty) dan teratas F (Full). Jika indikator berada di titik E, bahan bakar belum benar-benar habis. Untuk itu, Anda disarankan untuk mencari pom bensin terdekat untuk mengisi bahan bakar.

Dengan kondisi semua indikator di atas tidak berfungsi, akankah Anda melakukan perjalan dengan mobil tersebut? Saya bisa menebak jawaban Anda. Anda pasti akan berpikir ribuan kali untuk menggunakan mobil tersebut.

Sama dengan mengenderai mobil, menjalankan bisnis juga perlu dashboard yang berisi indikator-indikator keuangan. Dasbor keuangan ini dikenal dengan istilah Laporan Keuangan.

Pada tulisan ini, saya akan membahas apa itu laporan keuangan? Jenis laporan keuangan apa saja yang harus dibuat oleh pebisnis untuk usahanya? Serta apa manfaat laporan keuangan untuk bisnis Anda?

Karena pembahasannya cukup panjang, saya sarankan Anda untuk lebih dulu menyeduh secangkir kopi atau segelas teh hangat.

Apakah Anda siap? Mari kita mulai!

3 Jenis Laporan Keuangan

Menurut yang saya pahami, laporan keuangan adalah catatan atau laporan tertulis yang menunjukkan aktivitas dan kondisi keuangan suatu usaha.

Laporan keuangan adalah produk atau hasil akhir dari pembukuan dan merupakan tahapan akhir dari siklus akuntansi.

Laporan keuangan biasanya terdiri dari tiga jenis laporan keuangan utama yaitu laporan neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas.

Di bawah ini adalah 3 jenis laporan keuangan utama yang harus Anda buat:

1. Laporan Neraca

Apa itu Laporan Neraca? Laporan Neraca adalah laporan keuangan yang menunjukkan posisi keuangan suatu bisnis ditinjau dari harta, utang dan modal. Untuk itu, laporan neraca sering disebut juga sebagai Laporan Posisi Keuangan.

Berdasarkan pengertian di atas, ada 3 elemen atau komponen keuangan pada laporan keuangan yaitu, Harta/Aset, Utang/Liabilitas, dan Modal/Ekuitas.

Secara sederhana, berikut ini adalah penjelasan dari komponen keuangan tersebut:

  • Harta. Yaitu apa yang bisnis Anda miliki meliputi harta berwujud maupun tidak berwujud yang bisa digunkan untuk membayar kewajiban Anda kepada pihak lain, baik secara langsung maupun dengan menjualnya terlebih dahulu.
  • Utang. Yaitu apa yang bisnis Anda pinjam dari orang atau perusahaan lain sehingga harus melunasinya di kemudian hari.
  • Modal. Yaitu apa yang ditempatkan pada bisnis Anda baik dari Anda maupun dari orang atau peruahaan lain, sehingga bisnis Anda harus memberikan return atau pengembalian atas modal tersebut.

Pada laporan Neraca, berlaku persamaan dasar akuntansi dimana jumlah harta/aset sama dengan jumlah utang/liabilitas dan modal/ekuitas.

Harta / Aset = Utang / Liabilitas + Modal / Ekuitas

Laporan neraca disajikan pada suatu waktu tertentu, biasanya akhir bulan atau akhir tahun, misalnya 31 Maret 2018 dan merupakan akumulasi dari aset, liabiliatas dan ekuitas sejak pertama kali bisnis didirikan.

Untuk lebih memahami seperti apa laporan Neraca, berikut saya sajikan contoh laporan neraca bisnis jasa pangkas rambut “Barber King” untuk periode yang berakhir pada 31 Oktober 2018.

Laporan Neraca

Barber King

Per 31 Oktober 2018

ASET LIABILITAS & EKUITAS
Aset Lancar LIABILITAS
Kas 6,130,000 Kewajiban Lancar
Piutang Usaha Utang Usaha 750,000
Persediaan Utang Lain
Perlengkapan 700,000 Total Kewajiban Lancar 750,000
Sewa Dibayar Dimuka 3,000,000
Total Aset Lancar 6,830,000
Aset Tetap EKUITAS
Aset Tetap 3,900,000 Modal 15,000,000
Akumulasi Penyusutan (81,250) Laba Ditahan (2,101,250)
Total Aset Tetap 3,818,750 Total Ekuitas 12,898,750
Total Aset 13,648,750 Total Liabilitas & Ekuitas 13,648,750

Pada laporan neraca, ditampilkan 3 elemen keuangan yaitu aset, liabilitas dan ekuitas. Format yang paling umum digunakan untuk menyajikan laporan neraca adalah format T, dimana Aset ditempatkan di posisi kiri, sedangkan liabilitas dan ekuitas ditempatkan di posisi kanan. Pada laporan neraca, jumlah aset harus tepat sama dengan jumlah liabilitas dan ekuitas.

Fungsi laporan neraca adalah untuk mengetahui berapa jumlah aset, liabilitas dan ekuitas usaha pada akhir periode keuangan. Atau dengan kata lain, untuk mengetahui bagaimana aset-aset bisnis didanai, apakah menggunakan utang atau dengan penambahan modal.

2. Laporan Laba Rugi

Laporan Laba Rugi adalah laporan keuangan yang menunjukkan apakah bisnis menciptakan keuntungan, kerugian atau hanya pada posisi break even (impas).

Dalam bahasa Inggris, laporan laba rugi sering dikenal dengan istilah Profit and Loss Statement atau disingkat dengan “P&L”. Namun, ada juga yang menyebut laporan laba rugi dengan istilah lain, yaitu Laporan Pendapatan Bersih atau Net Income Statement.

Laporan laba rugi merupakan selisih antara pendapatan dan biaya suatu usaha yang terjadi pada satu periode, biasanya 1 bulan atau 1 tahun.

Formula yang dipakai pada laporan laba rugi adalah sebagai berikut:

Laba (Rugi) = Jumlah Pendapatan – Jumlah Biaya

Dari formula di atas, ada 3 kemungkinan kondisi yang mungkin terjadi pada suatu bisnis yaitu sebagai berikut:

  • Profit / untung, yaitu jika pendapatan lebih besar dibandingkan dengan biaya sehingga menghasilkan laba positif atau untung.
  • Loss / rugi, yaitu jika pendapatan lebih kecil dibandingkan dengan biaya sehingga menghasilkan laba negatif atau rugi.
  • Break even, yaitu jika jumlah pendapatan sama dengan jumlah biaya sehingga menghasilkan laba 0 atau impas. Namun demikian, kondisi sangat kecil kemungkinan untuk terjadi.

Berbeda dengan laporan neraca yang disajikan pada satu waktu tertentu, misalnya akhir bulan atau akhir tahun, laporan laba rugi disajikan mencakup satu periode tertentu, misalnya dari 1 Januari hingga 31 Januari.

Menyambung contoh sebelumnya, di bawah ini saya sajikan contoh Laporan Laba Rugi “Barber King” untuk periode 1 Oktober hingga 31 Oktober 2018.

Laporan Laba Rugi

Barber King

Periode 1 Oktober – 31 Oktober 2018

PENDAPATAN
Pendapatan Usaha
Pendapatan 4,020,000
Total Pendapatan 4,020,000
BIAYA
Biaya Iklan & Promosi
Biaya Iklan & Promosi 240,000
Total Biaya Iklan & Promosi 240,000
Biaya Administrasi & Umum
Biaya Pemeliharaan & Perbaikan 2,350,000
Biaya Perlengkapan 500,000
Biaya Utilitas – Listrik 200,000
Biaya Komunikasi – Handphone 150,000
Biaya ATK 200,000
Biaya Sewa 600,000
Biaya Training 1,000,000
Biaya Internet – Domain & Hosting 500,000
Biaya Perjalanan Dinas 200,000
Biaya Keamanan dan Kebersihan 100,000
Biaya Penyusutan 81,250
Total Biaya Administrasi & Umum 5,881,250
Total Biaya 6,121,250
Laba/Rugi (2,101,250)

Dari laporan laba rugi di atas, bisa dilihat bahwa laporan laba rugi terdiri dari 2 komponen keuangan yaitu Pendapatan dan Biaya.

Pada segmen pertama, disajikan jumlah pendapatan usaha. Sedangkan pada segmen berikutnya, disajikan jumlah biaya.

Komponen biaya biasanya dibagi menjadi dua kategori yaitu biaya iklan dan promosi serta biaya administasi dan umum.

Fungsi utama laporan laba rugi adalah untuk mengetahui apakah bisnis yang Anda jalankan menghasilkan keuntungan.

3. Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah rangkuman masuk dan keluar uang atau cash di sebuah perusahaan pada rentang waktu tertentu. Pada laporan arus kas, kas masuk dan kas keluar dikatorikan berdasarkan jenis aktivitasnya yaitu operasional (operational), investasi (investing) dan pendanaan (financing).

Berikut ini adalah penjelasan detail ketiga kategori aktivitas tersebut:

  • Aktivitas Operasional. Yaitu aktivitas yang merupakan kegiatan utama bisnis, seperti penerimaan dari pelanggan, pembayaran kepada pemasok, pengeluaran atau biaya operasional, aset lancar lainnya, dan pendapatan lainnya.
  • Aktivitas Investasi. Yaitu aktivitas yang berkaitan dengan pembelian atau penjualan aset jangka panjang atau investasi lainnya.
  • Aktivitas Pendanaan. Yaitu aktivitas yang berkaitan dengan pembayaran atau penerimaan pinjaman dari kreditur atau penerimaan dan pengambilan modal.

Sama dengan laporan laba rugi, laporan arus kas disajikan mencakup periode waktu tertentu, misalnya dari tanggal 1 Oktober hingga 31 Oktober.

Berikut ini saya sajikan contoh Laporan Arus Kas perusahaan “Barber King” untuk periode 1 – 31 Oktober 2018.

Laporan Arus Kas

Barber King

Periode 1 Oktober – 31 Oktober 2018

Aktivitas  Jumlah
Arus Kas dari Aktivitas Operasional
Penerimaan dari pelanggan 3,780,000
Aset Lancar Lainnya (450,000)
Pembayaran ke pemasok
Pendapatan Lainnya
Pengeluaran Operasional (8,300,000)
Kas Bersih yang diperoleh dari Aktivitas Operasional (4,970,000)
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Perolehan/Penjualan Aset (3,900,000)
Aktivitas investasi lainnya
Kas Bersih yang diperoleh dari Aktivitas Investasi (3,900,000)
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Pembayaran/Penerimaan Pinjaman
Ekuitas/Modal 15,000,000
Kas Bersih yang diperoleh dari Aktivitas Pendanaan 15,000,000
Arus Kas Bersih 6,130,000
Saldo Kas periode sebelumnya
Saldo Kas akhir 6,130,000

Jika kita cermati pada ilustrasi Laporan Keuangan Arus Kas “Barber King” di atas, dapat dilihat bahwa kas masuk dan kas keluar ditempatkan berdasarkan aktivitasnya.

Fungsi utama dari laporan arus kas adalah untu mengetahui bagaimana kas perusahaan digunakan atau dibelanjakan apakah untuk operasional, investasi atau pendanaan.

Kesimpulan

Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan sebagai berikut:

  • Menjalankan bisnis bisa dianalogikan seperti menjalankan mobil. Jika menjalankan mobil memerlukan dashboard mobil tempat di mana indikator-indikator seperti speedometer, tachometer, dan indicator BBM, menjalankan perusahaan juga membutuhkan dashboard keuangan yang berisi laporan keuangan.
  • Terdapat 3 jenis laporan keuangan utama yang harus dibuat atau dijalankan oleh pebisnis yaitu laporan neraca, laporan laba rugi dan laporan arus kas.

Artikel Terkait

Comments

  1. Artikel yang sangat bermanfaat.. Terima kasih telah memberikan ilmu dan wawasan baru mengenai dunia bisnis…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *